28 September 2025
Jakarta, 12 Maret 2025 – Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII), dan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) hari ini menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk berkolaborasi dalam mengembangkan pasar modal Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas basis investor, mendorong penambahan emisi, dan pertumbuhan industri pasar modal yang berkelanjutan.
Acara ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan utama di industri pasar modal, termasuk Ketua APEI, Prama Nugraha, Ketua AMII, Hanif Mantiq, dan Ketua Umum AEI, Armand Wahyudi Hartono. Dalam sambutannya, para pemimpin asosiasi menegaskan pentingnya kolaborasi antara perusahaan efek, manajer investasi, dan emiten untuk memperkuat ekosistem pasar modal yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Terdapat tiga poin utama dalam kerja sama ini:
APEI dan AMII berkomitmen untuk meningkatkan jumlah Agen Penjual Reksa Dana (APERD) serta Gerai Pemasaran Reksa Dana dengan memberikan asistensi kepada anggota APEI yang ingin mendapatkan izin sebagai APERD dan mendukung pertumbuhan industri reksa dana di Indonesia.
AEI akan mendorong para anggotanya untuk meningkatkan penciptaan efek guna mendukung pertumbuhan industri dan keberlanjutan pasar modal, dan mewujudkan keseimbangan antara suplai dan permintaan di pasar modal Indonesia.
Ketiga asosiasi akan bekerja sama dalam pelaksanaan program literasi dan inklusi keuangan, khususnya dalam edukasi terkait investasi di pasar modal yang meliputi Saham, Obligasi, Dan Reksa Dana. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pasar modal Indonesia.
“Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan membawa manfaat besar bagi industri pasar modal Indonesia,” kata Prama Nugraha, Ketua APEI. “Dengan memperluas akses ke berbagai produk pasar modal dan meningkatkan literasi keuangan, kita dapat menarik lebih banyak investor untuk berpartisipasi di pasar modal,” tambahnya.
Hanif Mantiq, Ketua AMII, menambahkan, “Kerja sama ini akan memperkuat sinergi antara perusahaan efek dan manajer investasi, sehingga menciptakan ekosistem pasar modal yang lebih efisien dan menarik bagi investor.”
Armand Wahyudi Hartono, Ketua Umum AEI, menyatakan, “AEI berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan pasar modal yang inklusif dengan memotivasi dan mendorong anggota-anggota kami untuk menerbitkan efek yang berkualitas dengan tata kelola yang baik. Kami yakin bahwa pasar modal yang kuat akan menjadi pilar penting bagi perekonomian nasional.”
APEI, AMII, dan AEI akan membentuk tim kerja untuk menindaklanjuti inisiatif-inisiatif yang tercantum dalam MoU ini. Ketiga asosiasi juga akan menyusun kalender kegiatan tahunan untuk memantau kemajuan kerja sama ini.
***
Tentang APEI
Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) adalah organisasi independen yang didirikan untuk menciptakan industri pasar modal yang sehat dan berkontribusi pada pembangunan nasional. APEI diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Asosiasi Perusahaan Efek.
Tentang AMII
Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII) adalah organisasi yang didirikan untuk mempromosikan kepentingan bersama manajer investasi dan mengembangkan industri manajemen investasi di Indonesia.
Tentang AEI
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) adalah organisasi yang beranggotakan perusahaan publik dan emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Didirikan sejak tahun 1988, AEI menjadi wadah bagi para emiten anggota untuk meningkatkan kepatuhan, tata kelola, serta jejaring bisnis yang lebih baik. AEI juga memiliki misi untuk mengembangkan pasar modal dan menjadi pilar ekonomi nasional.
Berita
29 June 2026
Jakarta, 25 Juni 2026 — Tiga asosiasi pasar modal Indonesia — Asosiasi Emiten Indonesa (AEI), Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), dan Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII) sukses menggelar acara Capital Market Association Linkage Forum 2026. Acara ini berlangsung di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 25 Juni 2026, pukul 12.00 - 16.00 WIB. Sinergi ini bertujuan untuk membangun dialog konstruktif guna menjawab berbagai tantangan global dan domestik yang mempengaruhi tingkat kepercayaan di pasar negara berkembang, khususnya Indonesia.
Berita
29 June 2026
Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII) sukses menggelar Halal Bihalal AMII & ETF Gold Indonesia Forum 2026 di Ruang Excellent KSEI, Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2 Lantai 3A, pada Kamis, 16 April 2026, pukul 12.00–15.30 WIB. Forum bertema "From Regulation to Implementation" ini diselenggarakan untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan serta membahas kesiapan industri dalam implementasi Exchange Traded Fund (ETF) Emas di Indonesia, pasca diterbitkannya regulasi terkait oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Artikel
4 November 2025
Pada tanggal 4 November 2025, Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI). Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Westin Surabaya dan berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB.
Berita
29 October 2025
Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII) menjalin kerja sama dengan Association of Mutual Funds in India (AMFI/Asosiasi Reksa Dana di India) untuk meningkatkan kerja sama ekonomi bilateral serta memperkuat praktik terbaik (best practice) di sektor keuangan.